Kuatkan Akar Literasi, SMPN 2 Tukak Sadai Ikuti Pelatihan Menulis Novel Bersama PWI Bangka Selatan
Kuatkan Akar Literasi, SMPN 2 Tukak Sadai Ikuti Pelatihan Menulis Novel Bersama PWI Bangka Selatan
Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional sekaligus Hari Ulang Tahun Kabupaten Bangka Selatan ke-23, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Selatan menggelar Pelatihan Menulis Novel pada Jumat, 30 Januari 2024. Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang inspiratif bagi guru dan siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi, khususnya dalam bidang kepenulisan, baik jurnalistik, cerpen maupun Novel.
Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah lima orang siswa yang merupakan anggota tim majalah sekolah. Adapun siswa yang turut serta dalam kegiatan tersebut yaitu Aulisya Sukardi, Zahra Meldri Batrisia, Sabreena, Naila Muazara Ulfa, dan Faiz Zerri Anggara. Para peserta tersebut didampingi oleh Melia Noprianda,S.Pd yang juga termasuk kedalam peserta dalam pelatihan tersebut. Keikutsertaan guru dan siswa ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Pelatihan menulis novel ini menghadirkan Toni Pratama, atau yang akrab disapa Koh Toni, seorang penulis asal Bangka Selatan yang dikenal melalui novel Cinta di Bawah Tudung Saji. Dalam penyampaiannya, Koh Toni menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah menguatkan akar menulis agar dapat menjadi pondasi dasar dalam mengembangkan keterampilan menulis peserta. Menurut Koh Toni, kemampuan menulis harus terus diasah melalui kebiasaan dan latihan yang konsisten. Ia juga berpesan agar para peserta sering mengangkat tema wisata dan budaya lokal dalam karya tulis, sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya Bangka, khususnya Bangka Selatan, kepada masyarakat luas melalui karya sastra.
Kegiatan pelatihan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta, baik guru maupun siswa, aktif mengikuti setiap sesi yang disajikan, mulai dari pemaparan materi hingga diskusi. Bahkan, Salah satu siswa SMP Negeri 2 Tukak Sadai, Aulisya Sukardi, mendapatkan merchandise dari narasumber sebagai bentuk apresiasi karena aktif bertanya dan menjawab selama kegiatan berlangsung.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta pelatihan menyepakati untuk menyelesaikan kerangka novel yang telah dibuat oleh masing-masing peserta dengan target penyelesaian pada 30 Februari mendatang. Kesepakatan ini menjadi wujud komitmen bersama untuk terus melanjutkan proses menulis secara berkelanjutan.
Melia Noprianda selaku guru pendamping menyampaikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan menulis novel sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa serta menumbuhkan keberanian mereka untuk menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tulisan kreatif.
Kepala SMP Negeri 2 Tukak Sadai, Iswanto S.Pd., M.Pd, juga memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan guru dan siswa dalam kegiatan literasi tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diikuti di masa mendatang serta menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berliterasi, membaca, menulis, dan menghasilkan karya yang bermanfaat.
Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan semangat menulis dan budaya literasi semakin berkembang di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan potensi dan budaya Bangka Selatan melalui karya sastra yang bernilai.


